TEMANGGUNG-Suara tembakan senjata laras panjang dan pistol memecah keheningan Lapangan Tembak Batalion Armed 3/Naga Pakca, Magelang, pada Senin (25/5/2026) siang. Di bawah terik matahari, ratusan prajurit Kodim 0706/Temanggung sedang mengasah kemampuan vital mereka dalam latihan menembak senjata ringan Semester I Tahun Anggaran 2026.
Bagi saya, sebagai seorang yang memahami pentingnya kesiapan di lapangan, latihan ini bukan sekadar agenda rutin. Ini adalah penegasan bahwa kemahiran menembak adalah fondasi utama menjaga naluri tempur dan kesiapan operasional prajurit. Terlebih, mereka yang sehari-hari berinteraksi erat dengan masyarakat dalam tugas teritorial, harus tetap memiliki ketajaman seorang prajurit.
Setiap personel dituntut menunjukkan presisi tinggi dalam menembak senapan laras panjang maupun pistol jarak pendek. Standar kelulusan yang ketat diterapkan untuk memastikan koordinasi 'mata dan tangan' tetap prima, siap merespons berbagai situasi tak terduga di lapangan.

Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., menekankan bahwa profesionalisme prajurit tidak boleh lekang oleh kenyamanan tugas kewilayahan. Menembak adalah kemampuan fundamental yang mencirikan seorang prajurit TNI sejati.
"Tugas teritorial memang menuntut kita humanis dan dekat dengan rakyat, tetapi naluri tempur (fighting instinct) tidak boleh tumpul. Latihan ini adalah sarana untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan teknis tersebut. Kita memastikan setiap personel mulai dari Perwira, Bintara, hingga Tamtama tetap mahir menggunakan senjata organik mereka, " kata Letkol Inf Hermawan.
Beliau menambahkan, latihan ini sangat mengedepankan aspek keselamatan kerja tanpa mengorbankan realisme.
"Senjata yang tidak dirawat dan kemampuan yang tidak diasah adalah kerugian besar bagi satuan. Kita ingin memastikan, kapan pun negara memanggil untuk tugas pengamanan wilayah atau perbantuan, prajurit Kodim Temanggung selalu dalam kondisi siap tempur dan zero accident selama latihan, " pungkasnya.

Updates.